Bangsa yang Besar adalah bangsa yang mempunyai Jati diri, harkat dan Martabat
MAKLUMAT KAPOLDA.
_____________________________________________
Maklumat Kapolda harus ada di Papua Kenapa?
Bangsa yang terjajah ruang Demokrasi selalu dibungkam karena,menjaga Keamanan bersama Rakyat Tertindas.
Sebelum Kapolda Baru perna kami mengahadapi Maklumat Kapolda Lama di Tahun 2016,oleh Ma3ntan Kapolda Paulus Waterpau.Pada Tanggal 2 2016 Mey Hari Anekesasi Rakyat Papua Unjung Rasa Aksi Damai dihalang 2juta Ribu Orang ditahan di Mako Brimob kotaraja,menjadi Sejarah Kedua dalam Masa Kepemimpin HILTER di Germany (Jerman).
kemudian dalam Kepimpinan Kapolda Papua Irjen Rudolf Albert Rodja terbitkan terkait Larangan-larangan Demotrasi hak Menyampaikan Aspirasi secara lisan maupun tertulisan di muka Umum.
Rakyat terjajah musti tidak kaget hal-hal yang dibuat oleh para Penjajah,karena dalam bangsa yang terjajah tetap akan menghadapi segala bentuk Penindasan,diskriminasi,pembantaian,pembunuhan,rasis,persekusi,perampasan segala bentuk untuk menguasai Rakyat lemah.
Dalam sejarah Negara terjajah tidak Perna ada hukum perlindungan Bagi,rakyat pribumi Asli namun kejajahan itu selalu ada dan selalu di Rasakan.
Kepada siapa Rakyat perlindung?
Tiada lain Hanya KEBEBASAN biarkan Rakyat menentukan NasipNya Sendiri diatas Tanah Leluhur.
Dari sekian Tahun 1962-2019 sudah ada Misi Negara Penjajah Kepada Bangsa Terjajah,sekian banyak telah dilalui segala macam bentuk kejahatan di Tanah Teritory West Papua.
Kepada siapa kami berseru,kepada siapa kami Perlindung,Hanya Orang papua sendiri sadar Berdiri dan Melawan Sistem Klonialisme,Imprealisme dan Kapitalisme.
Obat untuk menyembuhkan luka lama,bukan tawaran infrastruktur Jalan,jembatan dan Pembangunan serta permohonan Maaf.tetapi apa yang Rakyat Menuntut hari ini adalah Kebebasan yaitu Merdeka di atas Tanah leluhur bangsa Papua.
Media-media hari ini Papua aman,damai dalam Bingkai NKRI Narasi dibangun oleh Kelompok-kelompok Oportunis,reaksioner Ormas bahkan Elit Kaki,tangan penjajah merupakan Radikalisme Perusak Citra Pemimpin Jakarta.
Dialog bukan Solusi bagi Rakyat Bangsa Papua,perdamaian bukan Tawaran gula-gula manis.yang dituntut bukanlah tawaran pemerintah Republik Indonesia kepada Bangsa West Papua kepada Oknum-oknum tertentu tetapi secara utuh Pemulihan Papua merupakan Suara Kaum Tertindas,bagi Negeri bumi Cendrawasih.
#Bangkit_Lawan
#TOLAK_RASISME_PERSEKUSI,REPRENSIF
_____________________________________________
Maklumat Kapolda harus ada di Papua Kenapa?
Bangsa yang terjajah ruang Demokrasi selalu dibungkam karena,menjaga Keamanan bersama Rakyat Tertindas.
Sebelum Kapolda Baru perna kami mengahadapi Maklumat Kapolda Lama di Tahun 2016,oleh Ma3ntan Kapolda Paulus Waterpau.Pada Tanggal 2 2016 Mey Hari Anekesasi Rakyat Papua Unjung Rasa Aksi Damai dihalang 2juta Ribu Orang ditahan di Mako Brimob kotaraja,menjadi Sejarah Kedua dalam Masa Kepemimpin HILTER di Germany (Jerman).
kemudian dalam Kepimpinan Kapolda Papua Irjen Rudolf Albert Rodja terbitkan terkait Larangan-larangan Demotrasi hak Menyampaikan Aspirasi secara lisan maupun tertulisan di muka Umum.
Rakyat terjajah musti tidak kaget hal-hal yang dibuat oleh para Penjajah,karena dalam bangsa yang terjajah tetap akan menghadapi segala bentuk Penindasan,diskriminasi,pembantaian,pembunuhan,rasis,persekusi,perampasan segala bentuk untuk menguasai Rakyat lemah.
Dalam sejarah Negara terjajah tidak Perna ada hukum perlindungan Bagi,rakyat pribumi Asli namun kejajahan itu selalu ada dan selalu di Rasakan.
Kepada siapa Rakyat perlindung?
Tiada lain Hanya KEBEBASAN biarkan Rakyat menentukan NasipNya Sendiri diatas Tanah Leluhur.
Dari sekian Tahun 1962-2019 sudah ada Misi Negara Penjajah Kepada Bangsa Terjajah,sekian banyak telah dilalui segala macam bentuk kejahatan di Tanah Teritory West Papua.
Kepada siapa kami berseru,kepada siapa kami Perlindung,Hanya Orang papua sendiri sadar Berdiri dan Melawan Sistem Klonialisme,Imprealisme dan Kapitalisme.
Obat untuk menyembuhkan luka lama,bukan tawaran infrastruktur Jalan,jembatan dan Pembangunan serta permohonan Maaf.tetapi apa yang Rakyat Menuntut hari ini adalah Kebebasan yaitu Merdeka di atas Tanah leluhur bangsa Papua.
Media-media hari ini Papua aman,damai dalam Bingkai NKRI Narasi dibangun oleh Kelompok-kelompok Oportunis,reaksioner Ormas bahkan Elit Kaki,tangan penjajah merupakan Radikalisme Perusak Citra Pemimpin Jakarta.
Dialog bukan Solusi bagi Rakyat Bangsa Papua,perdamaian bukan Tawaran gula-gula manis.yang dituntut bukanlah tawaran pemerintah Republik Indonesia kepada Bangsa West Papua kepada Oknum-oknum tertentu tetapi secara utuh Pemulihan Papua merupakan Suara Kaum Tertindas,bagi Negeri bumi Cendrawasih.
#Bangkit_Lawan
#TOLAK_RASISME_PERSEKUSI,REPRENSIF

Komentar
Posting Komentar