PENDAHULUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI KELUARGA BESAR APAHPSILI
BAB
I
Pendahuluan
A.
Latar
Belakang Masalah
Organisasi merupakan
segala sesuatu yang dapat merangkum seluruh elemen masyarakat dari tingkat
berbagai daerah suku dan kampung untuk dapat beraktifitas dalam organisasi
tersebut,hal ini di perlukan untuk itu Mahasiswa dari distrik Apahapsili
melihat dan membentuk Tim Seminar Mahasiswa Distrik Apahapsili se-Indonesia
guna memberikan pencerahan,pandangan bahkan arahan mengenai perkembangan global
yang meresa masyarakat awam atau yang belum melihat perkembangan di daerah
tersebut.
Dengan
begitu pengaruh yang masuk di daerah tersebut dapat kita mencegah melalui
seminar sehari,Kebaktian,kebangkitan Rohani (KKR) dan pemahaman lain yang
mengandung nilai positif kepada masyarakat di Distrik Apahapsili.
Banyak
hal yang kami lakukan di antaranya penanaman pohon,pembersihan jalan
umum,permbersihan pasar local secara praktek kepada masyarakat yang terbagi
menjadi empat lingkungan.lingkungan I Apahapsili,Lingkungan II Kulet,Lingkungan
III leg dan lingkungan IV habie dengan antosias dan semangat masyarakat telah
menerima kami di Apahapsili.
Terbentuknya
panitia Tim seminar Mahasiswa Distrik Apahapsili se-Indonesia di bentuk di
Jayapura Asrama Pdt Silas Liboran Padang Bulan Abepura Papua (Kamar Empat A).
pada Hari Tanggal Saptu 30 september
2017 waktu 03:00 WP_selesai dan telah terbentuk melalui forum yang hadir 45
Anggota terbentuk suatu bandan kepanitian melalui forum rapat untuk
mengakomodir setiap anggota yang ada di kota study jayapura bahkan di seluruh
Indonesia melalui panitia yang mana terbentuk.
Dan
telah terbentuk setiap kordinator kotastudy Manokwari, Wamena, Yalimo, Biak, Sorong,Timika,Bandung,Makasar,Sejawa-bali
untuk merangkum anggota di kota study masing-masing dan di kordinasi oleh tim
pusat di jayapura dalam bentuk kerja-kerja panitia di setiap kota study.adapun
hasil dari setiap rapat kami juga mendapat kordinasi aktif dari setiap kota
study seperti penetapan judul materi seminar (kota study Manokwari dan Biak)
seperti penambahan korwil panitia (sejawa_bali).mahasiswa sendiri antosias
terkait kegiatan Seminar Mahasiswa se-Indonesia di Distrik Apahapsili telah
terselengara tanggal 5-6 januari 2018 di Tempat Gedung Gereja Lachai-Roy
Apahapsili dan terselenggara dengan penuh harapan terbentuklah suatu Organisasi
Keluarga Besar Apahapsili (OKBA) yang berkedudukan di Apahapsili yang sifatnya structural
dan Independence untuk merangkum masyarakat Apahapsili Secara Utuh guna berada
dalam satu restorasi atau perubahan wilayah Yali Apahapsili itu sendiri.
Dan
di saat itupun kami banyak menghadapi tantangan moril dan materil namun dengan
berkat dan rahmat Tuhan banyak dapat sumbangan bentuk bama dan uang dan
kontribusi besar dari setiap organisasi seperti pesekutuan wanitia Gereja
(PWG),Persekutuan Anak Muda (PAM),Majelis,PNS dan Swasta bahkan Masyarakat yang ada di Lingkungan Apahapsili dengan
Tujuan kegiatan Harus di laksanakan karena anggapan kegiatan ini sangat
bermanfaat bagi Regenerasi masa depan, masa kini anak cucu dan keluarga besar
yang ada di Apahapsili.
Kami
sebagai Mahasiswa dengan terharu menerima tanggapan Kritis Masyarakat dan
kepala-kepala suku dari setiap perwakilan yang ada di Apahapsili.
Besar
harapan kami sebagai ‘’Agen Off Change’’ atau Sosial Control yang bisah merubah
daerah kami hendak mencatat dalam pikiran kami setiap mahasiswa/I yang
mengikuti kegiatan itu dan merancang semua pikiran itu dalam materi Kongkres
yang mendapatkan sebuah Anggaran Dasar,Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) dan Garis
Besar Haluan kerja Organisasi (GBHKO) Adminitrasi Dan Keseketariatan bahkan
Pemilihan Umum Ketua dan bentuk Kepengurusan Oragnisasi Keluarga Besar
Apahapsili.dan dari hasil ini menjadi Thema Kegiatan ‘’Hendaklah kamu sehati sepikir,
dalam satu kasi, satu jiwa, satu tujuan. Filipi 2:2b’’
B.
Objektifitas
Masalah dalam Lingkungan Apahapsili
Berdasarkan
uraian latar belakang diatas dan
pengamatan, penulis mengidentifkasikan masalah yang merupakan dasar bagi
pembahasan Laporan ini adalah sebagai berikut:
1. Dapat
mengelola mengidentifikasi masalah-masalah yang terjadi dari dampak pengaruh
globalisasi terhadap masyarakat Apahapsili.
2. Pengaruh
dampak Negatif bagi Regenerasi penerus orang Apahapsili oleh factor-factor
pengaruh lingkungan seperti Miras,narkoba,judi dan goyang di lingkungan Apahapsili.
3. Seperti
membuang sampah di seberang tempat mengakibatkan sakit,berpengaruh terhadap
lingkungan masyarakat kesehatan dan meresap Tanah dari tingkat kesuburan.
4. Hilangnya
nilai-nilai budaya ‘’culture’’ seperti bahasa,tari-tarian adat,pakaian
adat,honai adat,seni tari dan seni rupa di khalayak Masyarakat
5. Kurangnya
persekutuan Gereja dalam melayani Tri panggilan gereja,bersaksi,bersekutu
melayani Tuhan.
a. Persekutuan
Kaum Muda (PAM)
b. Persekutuan
Kaum Bapak (PKB)
c. Persekutuan
sekolah minggu
d. Peribadah
ke Gereja pada saat Hari sabat
6. Pengaruh
politik dan social bagi masyarakat menyeleng musim Pemilu Raya
a. Pemilihan
Bupati dan
b. Pemilihan
Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
‘’Legislatif’’
7. Perpecahan
dan pengaruh isme dalam kelompok Keluarga,marga,kampung,suku dan lingkungan di
Apahapsili.
8. Iri
hati atau Dendam Positif bagi generasi bahkan khalayak Masyarakat yang belum
terikat pada situasi dan kondisi Publik namun secara individualisme.
9. Hilangnya
Nilai Bercocok Tanam,menogok sagu,pelihara Babi
dan terikat pada perubahan ekonomi social modern seperti Barang datang
eksplotasi dari luar masuk ke daerah.
C.
Masalah-masalah
yang terikat pada orang Yali Apahapsili
Adapun
masalah meliputi beberapa system masih terikat
pada masyarakat pribumi Asli Yali Apahapsili yang seperti
1.
kekerabatan orang Yali Apahapsili
2.
dendam positif bagi khalayak Sosial
3.
pembuangan sampah organic dan non
Organik
4.
penebangan Hutan Liar secara sembarangan
5.
tidak memberi izin bagi pedagang orang
Non Apahapsili (pribumi) untuk menjual barang dagang di pasar atau di Ruku
bahkan di Rumah.
6.
Melestarikan Budaya dan bahasa
Apahapsili
7.
Sifat,karakter dan moral secara individu
kelompok dan kampung yang berbedah.
D.
Tujuan
Seminar dan pembentukan Organisasi (ORMAS) di Tingkat Distrik
Adapun tujuan Seminar dan
pembentukan oraganisasi meliputi
1. Melalui seminar dapat
memberikan Pandangan yang progresif dan memberikan arahan melalui topic atau
thema Kegiatan seperti menghindari dari hal-hal yang dampak negative yang
merugikan Masyarakat melalui Kegiatan Miras,Narkoba,Pesta Goyang,judi yang
selalu di adakan melalui perkumpulan pemuda/i yang ada di lingkungan atau
daerah Apahapsili
2. Dengan
adanya pembentukan organisasi tentu restorasi terwujud dalam lingkungan dalam
persekutuan yang harmonis.dengan ini
juga akan mengenal persekutuan,persatuan dan persaudaraan yang erat dalam satu
tubuh Kristus Tuhan kita Yesus Kristus sebagai anak-anak terang
keselamatan.yang dulunya terlibat dalam hidup yang kacau atau tidak teratur
dalam pola kehidupan melalui pendekatan persuapsi dengan pengurus organisasi
dan melalui kegiatan-kegiatan pengurus pasti ada perubahan dalam lingkungan
Apahapsili.
3.
Jadikan Apahapsili sebagai Kota Beriman
Takut akan Tuhan atau kota Pekabaran Injil di wilayah Yali sejak melalui
kegiatan banyak Memberikan Motivasi menurut Mama Welhemina Kepno sebagai
Ketua Persatuan Wanita Gereja (PWG)
Jemaat Lachai-Roi Apahapsili di dalam pelayanan kepada Tim Seminar Khotba di
Ambil dari Kitab Ibrani dan Bapak Matius Kepno Tokoh Revolusi Iman Kekristenan atau Tokoh
Pekabaran Injil yang di lantik Oleh Bapak Tuan Helmutz Bentz untuk
membuka Daerah-daerah Yali sebagian seperti Welareg,werenggik,gilika Pagai dan
benawa memberikan Motivasi dalam Tim seminar melalui Khotba dalam Kunjungan
Rohani di dalam alkitab WAHYU 21:1-8 PENGOTBA 12:1-8
PENGOTBA 11:1-6 PENGOTBA 3:1-15 bahwa
melalui penglihatan bahkan,mimpi dan melalui peradapan oleh Bapak Tuan Helmutz
bentz dalam Yubelium 50Th Emas di Apahapsili 2015 mengatakan
bahwa kamu akan melihat suatu tanda heran di balik selesai Yubelium ‘’Setelah Yubelium Apahapsili Mau Kemana?’’
perkataan ini adalah tanggung jawab moril bagi kaum intelektual,mahasiswa dan
seluruh lapisan Masyarakat di Distrik Apahapsili.
Sebagai tanggung
Jawab Moril dari Mahasiswa kami telah bentuk Tim seminar distrik Apahapsili
Se-Indonesia di Jayapura melalui seminar memberikan pencegahan hal-hal yang
terjadi di Apahapsili.
‘’Pesan:saat
Yubelium 50Th Emas di
Apahapsili AWWEGIPBY mengambil bagian atau di berikan kepercayaan oleh
Masyarakat sebagai Buplikasi,
dokumntasi, dan dekorasi yang di Motori oleh Bapak Luter Walilo,M.Kes.MM dan senior AWWEGIPBY pada saat Tahun 2015 kami
mengikuti Yubelium dan mendengar perkataan Yang hendak di keluarkan oleh
Missionaris Yerman Tuan Helmutz Bentz dalam Pangkung Ibadah bahawa (setelah
Yubelium Apahapsili Mau kemana?) itulah sebabnya hari ini sampai Masyarakat
bertanya apa itu maksud kalimat yang di sampaikan oleh Tuan Helmutz bentz
sampai hari ini masih ada dalam kebisikan lingkungan Masyarakat apakah itu
menyangkut Bupati atau apakah menyangkut apa?
Dan segi analisis
mahasiswa itu adalah Sifat kita tingka laku kita terkait perubahan Apahapsili
sendiri oleh kita dan dari kami sendiri.tanggapan Kritis dan perubahan di
Lingkungan Apahapsili melalui seminar,KKR dan kegiatan yang berbobot terhadapan
Restorasi daerah itu sendiri.
Melalui
tanggapan kritis ini juga kegiatan yang Nampak dalam masyarakat adalah seminar
yang di lakukan oleh Mahasiswa Distrik Apahapsili Se-Indonesia pada Tanggal
05-06 Januari 2018.’’
1.
Adanya kegiatan seminar dan pembentukan
organisasi dari sejak terbentuk organisasi banyak perubahan yang telah Nampak
diantaranya seperti menjaga dan melindungi lingkungan atau halaman dari bahaya
pembuangan sampah pada sembarang tempat.
Adapula menjaga
dan melindungi hutan tidak sembarang tebang pohon di hutan,penanaman pohon di
halaman tujuan reborisasi di halaman atau lingkungan.
Adapula
perubahan seperti acara goyang,pesek (pesta seksual) atau kata lain dansa yang
tidak menguntungkan miras,narkoba dan
judi sudah semakin menurun dari hasil seminar dan pembentukan organisasi di
distrik Apahapsili.
2.
Kesepakan kepala-kepala suku Tokoh
adat,tokoh Gereja,tokoh masyarakat,tokoh pemuda,tokoh perempuan sudah menyikapi
mengenai hal-hal yang tidak menguntungkan bagi masyarakat di Distrik Apahapsili
Seperti suplay
minuman keras (MIRAS) dari luar masuk ke Apahapsili,beredaran
Narkoba,berjudian,pesta seksual (PESEK) Membuang sampah sembarang tempat,tebang
kayu sembarang sudah menyikapi dalam aturan Organisasi yang legal bahkan
aturan-aturan Kampung di pihak Berwajib sebagai penegak kekuasaan Hukum
Nasional Yang melarang terkait point-point yang sudah tercantum di atas.
Bagi setiap
orang atau kelompok yang kedapat melakukan sesuai hasil keputusan maka akan di
kenakan sangsi sesuai aturan yang berlaku di Distrik Apahapsili oleh pihak berwajib,kepala kampung
dan organisasi secara tertulis bahkan denda sesuai keputusan yang di sepakti
dalam forum yang resmi bahkan aturan yang ada dalam lembaga Kepolisian Negara
sebagai pelindung dan pengayom Masyarakat.
A.
Manfaat
Seminar dan pembentukan Organisasi Tanggapan dari Masing-Masing Tokoh yang ada
di setiap lingkungan
Dari hasil implementasi mahasiswa
atau wujud dari Tri dharma Perguruan
Tinggi,Tinggi Ilmu,tinggi Pengetahuan dan Tinggi pengabdian dapat menghasil
sebuah manfaat yang berbobot terhadapan perubahan daerah secara kontribusi moril
Mahasiswa di antara dari hasil seminar adalah sebagai berikut:
1. Pihak
yang dapat merasakan perubahan atau manfaat adalah dari Masyarakat itu sendiri
sangat aplos atau rasa terharu ketika Mahasiswa Hadir di kalangan masyarakat
sebagai Jawaban dari Rasa keluh Kesa terkait dampak pengaruh besar yang di
hadapinya
2. Perwakilan
kepala suku dan kepala desa Bapak Wahyu Walianggen dan Kepala Desa
Bapak Max Wandik Kehadiran Mahasiswa juga dapat memberikan bobot
penting dari arahan dan pandangan kami sebagai Tanggung Jawab Kepala kampung
dan Aparat Kepala suku kampung di setiap Wilayah untuk mencegah dan melindungi
dari hal-hal yang merugikan Masyarakat Awam yang tidak tau apa-apa.bahwa dengan
arus globalisasi sangat mudah kami masyarakat terjerumus dalam
perubahan-perubahan zaman atau global terkait hal-hal Negative dampak dari
pengaruh itu sendiri menurut Laporan dari lapangan banyak anak-anak muda tidak
sekolah banyak putus sekalah dari Tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat
Sekolah Lanjutan Tingkat pertama (SLTP) atau SMK/MA dan banyak pemuda
penganguran akhirnya dampak pengaruh negative itu muncul dari pengaruh pemuda/I
yang tidak bersekolah dan penganguran yang ada sama-sama dengan Masyarakat.
3. Sikap
yang dinyatakan oleh perwakilan tokoh di
aula Sekertariat Yubelium terkait hal-hal yang terjadi di lingkungan
Apahapsili.merupakan keputusan dan mufakat Resmi mewakili seluruh Elemen
Masyarakat di lingkungan 1-4 yang ada Apahapsili,kulet,leg dan habie lima puluh
satu kepala kampung dan tujuh belas
bakal jemaat yang ada di Distrik
Apahapsili.
4.Bagi Mahasiswa sendiri kegiatan seminar
dan pembentukan Organisasi merupakan salah satu bagian terpenting bagi
Masyarakat dan bagi mahasiswa guna mencari pengalaman dan secara tidak langsung
praktek atau implementasi kepada Masyarakat terkait apa yang menimba secara
tidak langsung juga dalam kesempatan dipraktekan secara umum.bagi mahasiswa
seminar suatu pengalaman yang ada musimnya untuk saling berbagi pengalaman dan
memberikan pandangan secara universal bagi pemuda/I dan masyarakat yang
dampaknya positif..
Realita yang terjadi di lapangan
melalui liburan Observasi di lapangan merupakan suatu pokok pikiran mahasiswa
untuk menjadikan suatu kajian berdasarkan pengamatan di lapangan
kondisi,realita yang sedang di hadapi oleh masyarakat.
BAB II
TINJAUAN
UMUM OBJEK SEMINAR
A.
VISI
MISI DAN TUJUAN SEMINAR DAN PEMBENTUKAN ORGANISASI
1. Visi
Menciptakan suasana damai aman dan terkendali dan
menjadikan Apahapsili kota beriman atau bakabaran injil di wilayah Yali ‘’Habie
ambut’’.
Dengan adanya suasana tentram masyarakat Apahapsili
melakukan segala aktifitas dengan aman dan nyaman bahkan menciptakan suasana yang harmonis
dalam keluarga Apahapsili itu sendiri.
2. Misi
Dengan berkembangan dan kemajuan Distrik Apahapsili
banyak sekali tantangan Global akan merajalela di kalangan Masyarakat maka akan
menghambat Aktifitas keseharian masyarakat,pemuda dan pelajar yang ada dalam
lingkungan itu sendiri.
1) Mewujudkan
masyarakat Apahapsili Takut akan Tuhan dan beriman kepada Tuhan
2) Menjadikan
daerah yang diberkati oleh para Missionaris di Apahapsili melalui terang
keselamat bagi Masyarakat melalui pendekatan Orgnisasi yang bermitra gereja dan
pemerintah.
3) Mengadakan
kegiatan yang berbobot di dalam internal organisasi bahkan external masyarakat,
demi melalui kegiatan dapat memberikan pemahaman pandangan agar menjaga nilai
kebersamaan,persatuan,kerukunan dalam keluarga Apahapsili tersebut melalui
kegiatan-kegiatan;
a) Seminar sehari
b) konser kebangkitan rohani
c) latihan
Dasar kepada Masyarakat
d) ibadah-ibadah
setiap lingkungan melalui Jadwal organisasi
e) kegiatan-kegiatan
yang berdaampak positif bagi Masyarakat melalui program-program pengurus dan
kebutuhan yang urgen di dalam organisasi
f) pertandingan
bersahabatan antara Gereja atau Lingkungan bahkan di luar external organisasi.
Dengan
adanya kegiatan-kegiatan positif yang berdampak mengurangi tingkat kehambatan
dalam lingkungan melalui kegiatan-kegiatan tambahan masyarakat atau pemuda yang
hampir menelan Korban seperti Minuman yang beradar Alkohol,judi,sex
bebas,goyang pesek dari malam hingga pagi menimbulkan sakit penyakit (HIV/AIDS)
angka kematian yang menjorok tinggi. Maka
secara sistematik regenarasi akan datang mengalami pemusnahan
etnis,ras,dan nilai-nilai budaya secara internal lingkungan Apahapsili dan
secara universal Papua.
3. Tujuan
seminar dan pembentukan organisasi masyarakat keluarga besar Apahapsili (OKBA).
Tujuan seminar dan
pembentukan Organisasi keluarga Besar Apahapsili oleh Mahasiswa Distrik
Apahapsili Se-Indonesia adalah satu kesatuan Yang mufakat melalui rapat resmi
yang di adakan oleh mahasiswa perwakilan intelek dan pemuda untuk memberikan
pemahaman,pandangan bahkan saran melalui materi kepada masyarakat terkait
perkembangan Eraglobalisasi modern yang meliputi dampak-dampak negative yang
hampir meraja lela di kalangan oleh oknum-oknum yang tidak bertangung jawab
atas perbuatan negative.karena pengaruh itu termasuk virus yang mematikan pola
hidup masyarakat yang harmonis.
Yang dahulunya hidup
dalam beriman takut akan Tuhan dalam pola tata gereja sebagai anak-anak Tuhan
kini pengaruh terancam kepada regenerasi muda/I Apahapsili dari Tingkat Sekolah
Dasar ‘’SD’’ sekolah lanjut tingkat Menengah
‘’SLTP’’ hingga Tingkat Sekolah menegah atas ‘’SMA/MK’’.dan hampir
seluruh masyarakat pemuda ikut terjebak dalam pola pengaruh modern yang meresa
kehidupan berumah Tangga yang baik dalam lingkungan Apahapsili.
Dan mahasiswa melihatb
Dinamika secara observasi di lapangan hampir puna nilai-nilai budaya
‘’Culture’’ bahasa dan dampak-dampak Negative seperti suplai minuman yang
beradar alcohol di Apahapsili oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
acara goyang,dansa atau pesek yang menimbulkan penyakit hingga menelan korban
Manusia.
Maka mahasiswa sebagai ‘’Agen Off
Change’’ atau Control Sosial Masyarakat melihat hal-hal yang terjadi yang mana
sudah di pampankan melalui tulisan di atas mengambil sebuah solusi yaitu
pembentukan Tim seminar dan pebentukan organisasi Masyarakat pada Tanggal 30
september 2017.telah terbentuk panitia untuk menyelenggarakan kegiatan seminar
di dalamnya usaha-usaha panitia dari setiap kota study bentuk moril bahkan
materil sebagai besar tanggung jawab Mahasiswa kepedulian terhadap masyarakat.
Mengambil judul materi yang ada pada gambar di bawah ini 1.6.
Adapun
kontribusi dari berbagai mengalir pada saat Tim seminar hadir di Lokasi kegitan
sejak tanggal 21-23 Desember 2017 mulai dalam perjalan menuju ke lokasi
kegiatan dari berbagai kota study dan titik kumpul kami di Elelim di Rumah
Bapak Yonas Walilo dan Bapak Benihas Peyon keluarga telah menrima
kami dengan suka cita dan menyampaikan selamat Hari Natal karena kami tiba di
saat Usai malam kudus tanggal 24 Desember tiba di Elelim ibu kota Kabupaten
Yalimo.menghinap di Elelim tujuan lanjut ke Apahapsili malam itu terdering
suara hp saya menjawab informasi duka yang begitu suara lembut di dengar bisikan
air mata mengalir aku menjawab dengan nada yang tertekan
Hallow
bagaiman apa kabar? Kebetulan adik berikut saya ada di Jayapura menelpon saya
Kakak informasi Duka Tete Meninggal di kampung Hati-ku Waktu itu tidak bisah
menahan diri tak terkontrol oleh dorongan duka cita yang mendalam hingga saya
mengakhiri pembicaraan komunikasi antara saya dan adik di jayapura kemudia
Telfon berikut adalah adik dari medium juga demikian hati saya sudah tidak
bersabar Waktu itu jam 11 malam Tanggal 24 malam kudus saya hanya menjawab
kepada Adik-adik selamat Berduka.kemudian mamade-mamade di hobakma menelpon
saya dan mengatakan sabar jangan naik dulu ke Apahapsili karena situasi malam
namun saya merasa sudah menyiapkan alat-alat perjalanan seperti senter dan
bahan Makanan ringgan untuk dalam perjalanan ke Apahapsili.namun Waktu itu mengingat
dengan pengalaman dan cerita om. saya tidak jadi berangkat ke Apahapsili nanti
hujan berhenti lalu kita akan berangkat sama-sama besok pagi.
Seacara
manusia saya menolak semua karena merasa saya sudah di daerah dan tentunya
dalam perjalan pasti saya bisah dengan selamat di sana namun satu dan lain hal
saya dan teman-teman tim lainnya di tahan di Elelim lalu hari paginya kita sama
berangkat keluarga besar duka sekitar 6 unit mobil strada sampai tiba di sana
tempat istirahat ‘’Yohul’’ saya menyarankan bahwa teman-teman tim sebagian kita
akan bagi tengah yang lain menuju ke sekertariat.
Berikut
adalah sebuah perjalan di hantui dengan tantangan yang menimba duka cita
mendalam namun hati sebagai patriotisme
Mahasiswa kami siap untuk menghadapi suatu tantangan,kami di terima dengan
penuh harapan dan suka cita saudara-saudara Tim yang lain dari puncak yohul
kami sudah bagi saudara-saudara yang lain melalui jalur atau jalan lama hingga
masuk,kemudian akan masyarakat menyambut tim dengan baik.
Setelah
kami bagi jalan dari pertigaan jalan lama dan baru kita keluarga duka melalui
jalur atau jalan baru kemudian Tim melalui jalan lama dan pesan yang saya
terima adalah luar biasa sudah benar Keluarga Besar Ikatan Keluarga Malin Wareg Hobutsili ‘’IK-MALHOW’’
Menerima tim di sekertariat IK-MALHOW di Kediaman Bapak Ishak Walianggen dan
ketua IK-MALHOW Bapak Sadrak Faluk dan pengurus lainnya
dengan baik,hingga memberikan izin skertariat Yubelium 50Th Emas
oleh Bapak kepala Rayon Bapak Mikha Faluk untuk tinggal serta
mengerjakan kesiapan persiapan kegiatan Seminar di Aula Sekertariat Yubelium 50Th
dan satu unit Rumah sebagai penampungan Tim.kemudian banyak sekali masyarakat
berkunjung karena sudah mendengar informasi bahwa tim seminar sudah masuk dan
ada di sekertariat dengan begitu banyak sekali masyarakat dari empat Lingkungan
masuk berkontribusi moril bahkan materil guna menyelengarakan kegiatan.
Masih bingun atau
informasi yang medan sangat jauh sehingga banyak informasi buta atau belum tau
sehinggan banyak masyarakat datang di sekertariat untuk menyayakan hal-hal
terkait kegiatan namun dengan senang hati kami terima dan memberikan penjelasan
bahkan memberi pemahan secara rapat diskusi pendekatan lain.
Tanggung jawab sebagai
tim seminar sudah lebih dulu kami mengeluarkan surat informasi, permohonan
bantuan, sekalian undangan hari-hari sebelumnya namun masyarakat yang sebagian
belum sehinggan banyak yang datang menyanyakan hal mengenai kegiatan.
Dalam hari jumat dan
selasa adalah hari pasar mama Bapak berjualan mencari nafkah di situlah kami menyampaiakan
informasi secara umum dan secara khusus juga untuk kehadiran masyarakat
berpartisipasi dalam kegiatan seminar pada tanggal 05-06 Jnauari 2018 itu sudah
terdistribusi melalui komunikasi secara empat mata bahkan secara umum melalui
orang-orang.dengan demikian banyak masyarakat datang memberikan sumbangsi
bama,uang dan pikiran terkait kegiatan terlebih tokoh-tokoh
gereja,pemerintah,perempuan dan pemuda Okp yang ada sangat apresiasi mengenai
kegiatan seminar dan pembentukan organisasi Tingkat Distrik Apahapsili
Kabupaten Yalimo di Apahapsili.
1.
Tanggapan kritis oleh Mahasiswa Distrik
Apahapsili Se-Indonesia
Untuk menangkapi
tanggapan kritis masyarakat bahkan cerita di belakang oleh orang-orang yang tak
mampu memberikan pemahan,pandangan,atau yang merusak lingkungan Apahapsili oleh
kepentingan pribadi karena mengangap Apahapsili jadikan lahan atau kepentingan
lainnya seperti musim politik tentu orang banyak sekali mengatakan melalui
mulut ke mulut bahwa Apahapsili adalah daerah Rebutan istilah ini sangat kami
serius menanggapi artinya bahwa Apahapsili itu tidak ada manusia? Atau
Apahapsili dari sisi lain daerah yang strategi Politik bagi Kaum elite
kepentingan untuk jadikan Masyarakat Apahapsili di jadikan sebagai objek bagian
ini kami terlebih khusus mahasiswa Menanggapi serius sebagai Anak putra Daerah
demi perubahan Daerah Apahapsili dua point diatas sangat kami tidak terima
ketika pada saat musim politik sandiwara Pangguk politik tentu disini kami
sebagai mahasiswa
Komentar
Posting Komentar