ALLAH WENE HABIE AMBUT KIK WATFAK WENE
ULASAN UNTUK DI INGATKAN KEMBALI KEPADA GENERASI
MUDA BENI INJIL
Oleh :LINDER
FALUK
UNIVERSITAS
OTTOW GEISSLER PAPUA
SAINS DAN
TEKNOLOGI
Pendahuluan
a.
Latar belakang
Kabupaten Yalimo
memiliki lima Distrik yaitu;Distrik Apahapsili,Elelim,Abenaho,welereg dan
Benawa dari kelima Distrik ini,Distrik Apahapsili memiliki 51 Desa dan 16 bakal jemaat menurut Pekabaran
injil GKI_TP dari letak geografis letakNya Distrik Aphapsili dari ibu kota Elelim
sekitar 18 km di wilayah selatan yang memiliki jumlah penduduk 17 ribu jiwa
pada Tahun 1965 injil mendarat di (AWAHAPSILI) oleh misionaris Jerman rombangan
Bapak Helmut bentz dan Rombangan
lain dari kelila,bokondini,karoba,biak,dan kobakma dari wamena hingga di
Apahapsili sesuai misi pelayan pekabaran dan menyelamatkan umat manusia di
pelosok-pelosok.
Di wilayah Timur
distrik Welarek,di wilayah utara Elelim dan benawa dan setiap distrik memiliki kampung
atau pos pelayan Injil,misi gereja yang terdiri dari 7 Rayon
Apahapsili,Welarek,Werenggik,Elelim,gilika,Pagai dan Benawa (AWWEGIPBY)
b.
Tujuan penulis
Dalam Tulisan
ini saya akan menuangkan sedikit perjalanan Misi pelayan pekabaran injil di
AWAHAPSILI tidak semua saya menuangkan namun sedikit agar generasi benih injil
dapat mengerti apa Terang keselamatan Injil yang hampir termakan pengaruh
Globalisasi selain itu penulis juga ingin;
1.
Agar pembaca
juga dapat merilis kisah perjalan para rasul atau (HAMBA TUHAN)
Yang memberitakan Terang keselamatan di
wilayah Yali (habie amput) Awahapsili.
2.
Untuk menambah
pengetahuan sejarah perjalan misi pekabaran injil di Wilayah (AWWEGIPBY) 7
Tujuh Rayon
3.
Dengan
mengingatkan lewat cerita ini supaya setiap generasi penerus benih injil dapat
bersaksi,bersekutu melayani Tuhan di dalam Terang injil sebagai upah Berkat
yang nenek moyang kita,mewariskan untuk kita tetap teguh untuk melayani Tuhan
di setiap pekerjaan Rohania maupun jasmania.
4.
Sekalipun
generasi yang ada sudah tau sejarah
perjalanan pekabaran injil namun,saya juga menuliskan untuk dapat kita memahami
dan mengerti “KISAH PERJALANAN PEKABARAN INJIL” di Wilayah 7 tujuh Rayon dari
pusat Apahapsili.
c.
Rumusan Masalah
Masalah yang di
kaji dalam Tulisan ini adalah sebagai berikut:
1.
Apa peran missionaries
atau Gereja terhadap Masyarakat di Wilayah Habie Amput Apahapsili?
2.
pesan untuk
menyikapi diri dari pengaruh globalisasi negative dalam persekutuan rohani.
3.
berdirinya sd
ypk lachai-roi Apahapsili?
4.
Pekabaran Injil
Di Pelosok-Pelosok Di Wilayah Awwegipby?
5.
Kenapa harus
merayakan hari HUT PI injil Masuk?
6.
Sekolah Alkitab Apahapsili (SAA) dulu dan
sekarang?
d.
Manfaat
Dapat di jadikan
sebagai tambahan Refrensi atau informasi bagi setiap pembaca yang ingin
mengetahui sejarah Misi pekabaran injil di wilayah
Apahapsili,welarek,werenggik,Elelim,gilika,pagai dan Benawa.Tulisan ini juga
mengndung Manfaat pribadi yaitu
memperdalam pengetahuan penulis terhadap
kisah sejarah pekabaran injil di wilayah Habie Amput, dan untuk
menulusuri titik-titik berkembangNya pelayanan gereja di setiap pelosok-pelosok
daerah pekabaran injil atau Terang Keselamat bagi kami umat manusia.
e.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup
yang di kaji menyangkut hal-hal apa saja yang terselubung tentang sejarah Misi
pekabaran injil dan pelayan terhadap Jemaat dan dampak pengaruh globalisasi
bagi Generasi muda sekarang di Wilayah AWWEGIPBY,dan terlebih khusus di
Apahapsili.
Anggapan jemaat
mengenai sejarah pekabaran injil di Habie Amput Apahapsili.
APA PERAN
MISSIONARIES ATAU GEREJA TERHADAP MASYARAKAT DI WILAYAH HABIE AMPUT APAHAPSILI
Sebelum tahun
1965,orang-orang Yali Awahapsili primitive dan kanibalis.mereka saling membenci
satu kampung dengan kampung yang lain karena adanya perang yang telah
memisahkan keutuhan mereka di saman itu.mereka tidak lagi bersama-sama menjadi
keluarga seperti sebelumnya,namun mereka melupakan semua keluarga dan sanak
saudara yang ada di setiap kampung-kampung tetangga yang ada hanya perselisihan
dan musuh.karena panggilann Tuhan mengutus Para rasul atau Missionaris untuk
memberitakan Terang keselamatan Umat manusia di setiap pelosok-pelosok,Tuan
Helmut bentz mansawan,yarina endanggok,Pi jikwa masing-masing dari setiap
kampung yang berbeda Bapak helmut bentz dari Jerman/Germany Bapak Mansawan dari
biak,bapak Yarini endanggok dari Kobakma,Bapak Pi Yikwa dari kelila/bokondini
dan banyak rombangan yang mengikuti atau mengantar Bapak Helmut bentz ke Tujuan
misi pelayanNya,hingga dalam perjalan memakan waktu cukup lama dari Wamena di
wisa aput menyeberangi sungai Baliem lewat siep kosi naik lewat Ulefaha tidur
di dalam perjalan di Goa (sengpo) dan di (sririki) tanggal 08 september tiba di
Tangumsili berdoa minta kuasa Roh Kudus dalam perjalan menuju
Apahapsili.melewati Gunung-gunung yang Tinggi menyeberangi kali yang besar
hingga ke Yeruk 09 september 1965 mereka tidur di perjalan terus meminta
pertonlongan dan kekutan kepada Tuhan,
Hingga pagi
mulailah perjalan melewati kali habie naik ke Masahangguli. Dalam perjalanNya
tidak ada hambat walaupun hati tidak tenang,ada rasa Ragu minder hingga Trauma
namun mereka terus dalam pengawasan Kuasa Tuhan terus berjalan naik Tanjakan
Lini.ada seorang bapak peyon yang
memetik daun sayur selug melihat orang yang tak kenal warna Kulit yang berbeda
dan rombonganNya,hingga tak sungan-sungan bapak Peyon lari melewati mereka dari
jalur jalan lain melapor ke kepala suku setempat di Apahapsili yang sekarangNya
Masahangguli,Kepala suku yang namaNya Bapak Yalabik peyon,dan Kawan-kawan lain
saat itu situasi di Masahangguli lagi pemakaman atau (Bakar Manusia) Bapak
peyon langsung melapor ke Kepala suku maka langsung kepala suku perintahkan
untuk siaga satu.
Dan Bapak helmut
bentz dan RombanganNya tiba di tempat Kepala suku sudah siap mau bunuh mereka
Namun Kepala suku perintahkan untuk tidak boleh ada Yang melakukan tindakan
Hingga mereka menerima Bapak helmut bentz dan RombanganNya di Masahangguli dan pada sore hari mereka dengan rombangan yang besar antar ke
malin warek/hobutsili tempat pusat Pekabaran injil yang sekarang di sebut
dengan Apahapsili dan pada Tanggal 10 September 1965 mereka Berdoa bersama di
Apahapsili.semua kuasa gegelapan dapat Kupatkan hancurkan dengan nama Roh kudus
Tuhan sudah memberikan terang Keselamat bagi umat manusia di Apahapsili.
Maka semua hal
perang kampung atau perang suku dan hal-hal belhalal semua di bakar habis. Dan
komitmen semua kepala suku menerima Injil sebagai terang keselamatan.
PESAN UNTUK
MENYIKAPI DIRI DARI PENGARUH GLOBALISASI NEGATIVE DALAM PERSEKUTUAN ROHANI.
Apakah generasi
sekarang dapat merenungkan kisah perjalan para missionaries?
Tentu kami
sebagai umat yang sudah melihat terang keselamatan dan sedang mersakan Terang
itu kita harus merenung kisah perjalan para missionaries,dulu memang kami ada
dalam gegelapan namun sekarang kami ada di dalam terang injil dan kuasa roh
kudus.
Adanya
pemerintah maka kaum muda-mudi hampir lupa akan kebenaran firman dan takut akan
Tuhan.
Semua pengaruh
hal positif maupun negative tergantung pada generasi muda-mudi sekarang pilihan
untuk masuk surga atau neraka ada pada umat manusia yang Tuhan kasihi.
Alangka baikNya
kaum muda-mudi mari kita merenung kisah perjalan para Rasul banyak tantanggan
yang mereka di saat itu hadapi untuk demi menyelamatkan kita,maka itu kita
membuang hal-hal negative kembali ke Tuhan.
Usia Pekabaran
injil yang ke-52Th tentu ini manusia Yali Apahapsili sudah dewasa dalam gereja
bahkan juga pemerintah,hasil pekabaran injil yang sudah selesai di bagian
teologia, sekolah Tinggi teologia senior-senior yang pertama
1.
Alm.Pdt Uterek
Walianggen
2.
Pdt Gideon
yebikon
3.
Pdt Yahya
Walianggen
4.
Pdt saulus
walianggen
5.
Pdt Amos Kepno
6.
Pdt Adam Faluk
7.
Dan masih banyak
yang sedang menyusul
Bagian pemerintahan
1.
Bapak Ismael
peyon
2.
Bapak Esau
Walianggen
3.
Dan sekarang
banyak yang kami tidak bisah menulis satu persatu
Mereka adalah pelopor khusus Distrik Apahapsili atau rayon
Apahapsili.
BERDIRINYA SD YPK LACHAI-ROI APAHAPSILI
Perlu kita ketahui juga sejak itu bukan
hanya pakabaran injil saja namun juga mendirikan suatu sekolah Dasar yayasan pendidikan Kristen (YPK)
oleh para missionaries.memberitakan kebenaran sambil memberikan pengetahuan
kepada Masyarakat di Apahapsili SD YPK LACHAI-ROI di didirikan Pada tangal 02
februari 1970 di Apahapsili murid pertama Yang sukses adalah bapak Ismael
peyon,Esau Walianggen,Habel kepno mereka adalah guru pertama yang sukses
kemudian kembali lagi mengajar di SD YPK Apahapsili.dari hasil SD YPK banyak
orang yang jadi sukses sampai sekarang ada di setiap istansi kepala
Dinas,kepala kantor,kabag,kabit dan sampai stap dan ada yang sedang menekuni
pendidikan setiap kota study.
PEKABARAN
INJIL DI PELOSOK-PELOSOK DI WILAYAH AWWEGIPBY
Beberapa tahun kemudian injil menyebar
di wilayah welarek,werenggik,Elelim,gilika,pagai,dan benawa oleh Tua-tua
gembala yang menerima berkat dari Bapak Helmut bentz sampai injil menyebar di 7
rayon AWWEGIPBY sampai saat ini manusia dianggap primitive tidak ada lagi di
wilayah 7 rayon “INJIL ADALAH KEKUATAN ALLAH”
walau banyak tantangan yang mereka hadapi tetapi karena Roh kudus
bekerja kepada para hamba Tuhan akhirnya terang bercahaya di setiap pelosok
hingga akhir hari inipun kami bisah ada dan sedang bernapas.ada Tiga suku besar
yang injil menyetuh kepada masyarakat suku Yali,meck,kapauri.
KENAPA
HARUS MERAYAKAN HARI HUT PI INJIL MASUK
Karena hari kemerdekaan bagi Umat
Kristen prostestan GKI di wilayah Yali,meck dan Kapauri tepat pada 10 september
1965 injil mendarat di Apahapsili dan menyebar di Tiga suku besar AWWEGIPBY.
Perayaan hari hut adalah bentuk komitmen iman
sebagai umat yang di selamatkan oleh injil Titik pusat di Apahapsili adalah
Tempat pembagian Firman dan pengangkatan penatua-penatua atau hamba Tuhan
majelis untuk memberitakan kebenaran firman Tuhan di setiap wilayah yang belum
mengenal terang waktu itu dan akhirnya para penatua dan majelis diangkat dan
utus untuk memberitakan kabar kebenaran ke setiap pelosok AWWEGIPBY gereja
pertama yang di banggun oleh missionaries adalah Gereja Lachai-Roi dari gereja
induk ini menghasilkan banyak gereja tersebar di Apahapsili 16 (enam belas)
bakal jemaat dan di 6 Rayon pasti banyak gereja Jemaat.
SEKOLAH ALKITAB
APAHAPSILI (SAA) DULU DAN SEKARANG
Sekolah
Alkitab Apahapsili di dirikan di Tahun 2000 oleh Bapak alm. Arnold Mohi melihat
perkembangan pelayanan misi gereja di setiap rayon maka Bapak Alm.Arnold mohi
membuka sekolah Alkitab Apahapsili untuk membina peninjil-peninjil untuk
memegang gereja di setiap jemaat di pos pelayan injili,dari berbagai wilayah
dari klasis balim Yalimo masing dari wamena,Yalimo,Mamberamo di pusatkan di
Apahapsili,dari masing-masing daerah masuk sekolah di SEKOLAH ALKITAB
APAHAPSILI (SAA) yang member pembekalan oleh Bapak Alm.Arnold mohi sendiri dari
setiap masing daerah seperti kurima,polimo,angguruk,pagai,Mamberamo dan banyak
daerah sending GKI mengikuti sekolah penginjilan dan hasil dari itu banyak
sekali jadi peninjil penatua dan siamases.
Setelah
Alm.Bapak Arnold mohi tidak berjalan sesungguhnya sekolah alkitab sangat
penting melihat dari zaman globalisasi perkembang jemaat sangat pesat di setiap
wilayah namun kurangNya penginjil,penatua dan siamases,untuk memberitahkan
kebenaran firman Tuhan kepada Jemaat di setiap wilayah dan memegang jemaat
dalam jiwa Rohani sangat kurang.
Harus
ada perhatian serius oleh pemerintah daerah dan juga oleh sinode di tanah papua
untuk kembali aktif untuk memberikan pembekalan dan pembinaan kepada para calon
penginjil,penatua dan siamases dan juga Klasis Baliem,klasis Yalimo
elelim,klasis Apawer,Klasis Yalimu Utara.untuk merenovasi gedung,asrama,dan
juga guru jemaat untuk tenaga pengajar agar keutuhan di dalam pelayan di setiap
wilayah terus merasakan oleh jemaat dalam pelayanan di setiap gereja-gereja
yang ada di setiap kabupaten bahkan di distrik masing-masing.

Komentar
Posting Komentar